PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH BIDANG MAKANAN DAN MINUMAN DI KOTA MALANG

GUEST    15 February 2024

Regulasi pemerintah setempat tentang izin usaha, standar kebersihan, dan peraturan lainnya dapat memengaruhi operasi UMKM di bidang makanan dan minuman. Ketidakpatuhan terhadap regulasi tersebut dapat berdampak negatif pada usaha UMKM. Selera konsumen dapat berubah seiring waktu, yang memaksa UMKM untuk beradaptasi dengan tren baru atau memperbarui menu mereka untuk tetap relevan. Ketersediaan dan harga bahan baku seperti bahan makanan dan minuman dapat mempengaruhi biaya produksi dan, akibatnya, harga
jual dan profitabilitas UMKM. Penerapan teknologi dalam operasi sehari-hari, seperti sistem pembayaran digital atau pemasaran online, dapat membantu UMKM untuk meningkatkan efisiensi dan meraih pelanggan baru.
Penyusunan laporan keuangan pada UMKM bidang makanan dan minuman di Kota Malang penting untuk memantau kesehatan keuangan dan
kinerja bisnis mereka. Meskipun UMKM mungkin memiliki skala yang lebih kecil dibandingkan dengan perusahaan besar, laporan keuangan tetap merupakan alat penting untuk pengambilan keputusan yang tepat. UMKM harus mencatat semua transaksi keuangan mereka dengan baik. Ini termasuk pemasukan dari penjualan makanan dan minuman, pembelian bahan baku, biaya operasional seperti sewa tempat, gaji karyawan, utilitas, dan pengeluaran lainnya. Setelah pendataan, transaksi keuangan harus diklasifikasikan dengan benar ke dalam kategori yang sesuai seperti penjualan, pembelian, biaya operasional, dan investasi. Hal ini memudahkan analisis keuangan dan pemantauan kinerja bisnis.