GUEST 27 July 2024
POKTAN Tembakau Karanganyar, diketuai Bpk Abd.Rahman dengan Anggota berjumlah 63 petani. kapasitas produksi ± 42 ton
per panen dengan luas 6 hektar.Proses produksi masih menggunakan Peralatan manual. Lamanya waktu produksi dan kualitas hasil tembakau, menjadi permasalahan mitra . Dengan jumlah tenaga petani terbatas ,menambah panjangnya waktu proses pengeringan tembakau. Sementara jumlah produksi tidak bisa maksimal. Banyak limbah daun maupun batang sortiran dari tembakau yang dibuang dan tidak dimanfaatkan.Permasalahan mitra adalah Menurunnya hasil panen baik kuantitas maupun kualitas. Mahalnya harga pestisida kimia sintetik maupun organic menjadi penyebab utama. Harga jual menjadi rendah dan tidak bisa memenuhi permintaan pasar. Mesin perajang
yang dimiliki masih system sewa sehingga biaya sewa menjadi beban petani. Hal ini mempengaruhi efisien waktu,biaya dan kualitas hasil
tembakau. Karena sebagian dilakukan dirajang dengan Pasatan (pisau manual). Tujuan Program ini untuk memberdayakan motivasi dan
menumbuhkan ketrampilan alih teknologi dengan cara difersifikasi produk olahan baru. Urgensi yang diperlukan adalah inovasi
teknologi agar dapat mengatasi persoalan dan kemandirian petani . Luaran Prioritas yang harus segera ditangani adalah
bagaimana meningkatkan kapasitas hasil produksi Tembakau Melalui pengadaan peralatan proses produksi (mesin Rajang) dan inovasi
teknologi pembuatan pestisida alami yang terbuat dari limbah tembakau. Bantuan peralatan diharapkan dapat mempercepat waktu
rajangan dan kualitas produksi menjadi lebih unggul. Dengan solusi ini maka persoalan kapasitas hasil produksi, ketrampilan permintaan pasar serta peningkatan pemberdayaan ekonomi masyarakat bisa tercapai. Metode dengan sosialisasi, Penyuluhan, Pelatihan, demonstrasi, praktek serta Pendampingan diharapkan dapat mengatasi permasalahan mitra. Pendekatan partisipatif digunakan agar berjalan sesuai dengan kebutuhan nyata dari mitra. Target program ini adalah tercapainya sinergi yang menguntungkan dan positif dalam meningkatkan kapasitas hasil produksi. Outcome program, POKTAN dapat memiliki ketrampilan sebagai modal dasar untuk ber-inovasi dan lebih mandiri. Dimana produk yang dihasilkan memiliki kualitas unggul serta terjadi peningkatan kapasitas produksi.